Pemasaran (marketing) adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia.
Harga selalu dianggap sebagai elemen penting dalam strategi marketing,seperti fokus pada promosi atau iklan.Namun strategi harga bisa memberikan dampak yang signifikan pada sales dan (yang lebih penting) profit.
Menurut W. Y. Stanton pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.
Harga adalah apa yang di bayar oleh konsumen dan/atau apa yang di bayar oleh konsumen akhir atas produk atau jasa.Dalam hal produk tidak langsung terjual ke pengguna,harga selalu di anggap sebagai "grosir" dan "retail".Jika alur distribusi tersebut panjang seperti ada jalur manufaktur,distributor,retailer dan pengguna/pemakai,melebihkan harga/mark up bisa terjadi antara harga grosir dan ritel.
Strategi harga yang efektif tergantung lebih dari sekedar biaya Anda.Faktor-faktor dalam bisnis Anda seperti kompetitor,supplier dan ketersediaan barang ,serta konsumen juga turut andil.Bagaimana Anda ingin di terima oleh target konsumen juga merupakan pertimbangan.
Beberapa strategi harga dalam pemasaran.Setiap strategi di gunakan dalam situasi yang berbeda.Dan yang perlu di pertimbangkan ketika memilih strategi terbaik adalah penentuan suatu harga,sales jangka pendek dan panjang serta target profit,persaingan dengan produk sejenis dan jangka waktu konsumen dalam menggunakan barang tersebut :
A. Cost plus mark-up - Dalam situasi ini anda menentukan profit yang menjadi target, sebelum menentukan harga.Anda harus memahami biaya/cost dan nilai jual yaitu biaya di tambah dengan nilai pendapatan yang sudah di tetapkan.Pendekatan ini membantu Anda untuk fokus pada profit,dan bisa menjadi harga di luar dugaan konsumen dan harga menjadi kompetitif.
B. Competitive pricing - Anda akan melihat harga yang di lakukan kompetitor dan menggunakannya sebagai benchmark untuk menetapkan harga produk Anda.Strategi positioning Anda dan kompetitor akan menentukan strategi penjual online apakah harga Anda setara atau sedikit di bawah atau sedikit di atas pesaing.
C. Price skimming - Teknik ini digunakan jika Anda menawarkan produk yang unik dengan sedikit atau tanpa pengganti.Harga yang ditentukan tinggi sehingga memberikan margin yang tinggi bagi penjual.Pembelinya adalah mereka yang mau membayar karena prestise atau keunikan produk tersebut.Dalam produk kebutuhan pokok konsumen tidak memiliki pilihan lain.Seringkali price skimming adalah strategi jangka pendek saat kompetitor menawarkan produknya,harga akan di turunkan.
D. Penetration pricing - Ini lawan dari price skimming, Harga di tentukan di bawah biaya dengan tujuan mendapatkan konsumen yang besar.Karena penetrasion price tidak hanya mencakup biaya,tapi juga strategi sementara.Karena strategi ini menguntungkan, konsumen harus bersedia membayar harga normal atau harga yang lebih tinggi.
E. Loss leader - Harga satu atau lebih produk di bawah biaya untuk menarik konsumen.Anda berharap konsumen akan membeli produk lain yang menguntungkan dari Anda.Strategi ini biasanya di terapkan sabagai bagian dari promosi jangka pendek.
F. Close out - Salah satu langkah cerdik untuk menghabiskan produk yang bergerak lambat atau kelebihan produk di inventaris.Anda menjual inventaris dengan diskon besar untuk menghindari penyimpanan atau kelangkaan produk.Barang-barang akhir musim makanan yang hampir kadaluwarsa dan software versi lama atau buku cetakan adalah contoh barang-barang close out.
G. Multiple unit pricing - Hal ini disebut juga dengan diskon kuantitas.Konsumen mendapatkan potongan harga atas pembelian dalam jumlah besar.
H. Membership atau trade discounting - Beberapa pelanggan (yang Anda kenal sebagai pelanggan setia) di berikan status vip,memberikan mereka hak istimewa untuk mendapatkan diskon pembelian mereka.Status ini bisa berdasarkan kedudukan,kenggotaan atau kriteria lainnya.
I. Variable pricing - Strategi ini konsumen yang berbeda membayar harga yang berbeda.Seringkali strategi ini di gunakan untuk pekerjaan proyek.Masing-masing proyek memiliki karakter yang unik,begitu juga harga pekerjaannya.Dalam kasus lain harga di nego dengan masing-masing konsumen.
J. Versioning - Menawarkan produk yang sama dengan tingkat fungsi yang berbeda. Masing-masing level di beri harga yang berbeda dan di dalamnya termasuk berbagai atribut yang berbeda.Perusahaan software dan Web hosting sering menggunakan strategi ini.Versi trial atau basic biasanya di tawarkan dengan harga yang sangat murah bahkan gratis.Versi upgrade tersedia dengan harga yang lebih tinggi.
K. Bundling - Beberapa item di jual bersamaan dengan harga di bawah jika dibeli secara terpisah.Dengan bundling item populer dengan produk yang kurang di kenal,Anda bisa meningkatkan penjualan.Sebagai tambahan dalam hal penyimpanan barang Anda bisa menghindari closeout. Terlepas dari menentukan strategi harga terbaik ,Promosi via online juga memberikan pengaruh besar dalam pemilihan strategi harga yang tepat,dengan memungkinkan konsumen mendapatkan informasi yang di perlukan.
B. Competitive pricing - Anda akan melihat harga yang di lakukan kompetitor dan menggunakannya sebagai benchmark untuk menetapkan harga produk Anda.Strategi positioning Anda dan kompetitor akan menentukan strategi penjual online apakah harga Anda setara atau sedikit di bawah atau sedikit di atas pesaing.
C. Price skimming - Teknik ini digunakan jika Anda menawarkan produk yang unik dengan sedikit atau tanpa pengganti.Harga yang ditentukan tinggi sehingga memberikan margin yang tinggi bagi penjual.Pembelinya adalah mereka yang mau membayar karena prestise atau keunikan produk tersebut.Dalam produk kebutuhan pokok konsumen tidak memiliki pilihan lain.Seringkali price skimming adalah strategi jangka pendek saat kompetitor menawarkan produknya,harga akan di turunkan.
D. Penetration pricing - Ini lawan dari price skimming, Harga di tentukan di bawah biaya dengan tujuan mendapatkan konsumen yang besar.Karena penetrasion price tidak hanya mencakup biaya,tapi juga strategi sementara.Karena strategi ini menguntungkan, konsumen harus bersedia membayar harga normal atau harga yang lebih tinggi.
E. Loss leader - Harga satu atau lebih produk di bawah biaya untuk menarik konsumen.Anda berharap konsumen akan membeli produk lain yang menguntungkan dari Anda.Strategi ini biasanya di terapkan sabagai bagian dari promosi jangka pendek.
F. Close out - Salah satu langkah cerdik untuk menghabiskan produk yang bergerak lambat atau kelebihan produk di inventaris.Anda menjual inventaris dengan diskon besar untuk menghindari penyimpanan atau kelangkaan produk.Barang-barang akhir musim makanan yang hampir kadaluwarsa dan software versi lama atau buku cetakan adalah contoh barang-barang close out.
G. Multiple unit pricing - Hal ini disebut juga dengan diskon kuantitas.Konsumen mendapatkan potongan harga atas pembelian dalam jumlah besar.
H. Membership atau trade discounting - Beberapa pelanggan (yang Anda kenal sebagai pelanggan setia) di berikan status vip,memberikan mereka hak istimewa untuk mendapatkan diskon pembelian mereka.Status ini bisa berdasarkan kedudukan,kenggotaan atau kriteria lainnya.
I. Variable pricing - Strategi ini konsumen yang berbeda membayar harga yang berbeda.Seringkali strategi ini di gunakan untuk pekerjaan proyek.Masing-masing proyek memiliki karakter yang unik,begitu juga harga pekerjaannya.Dalam kasus lain harga di nego dengan masing-masing konsumen.
J. Versioning - Menawarkan produk yang sama dengan tingkat fungsi yang berbeda. Masing-masing level di beri harga yang berbeda dan di dalamnya termasuk berbagai atribut yang berbeda.Perusahaan software dan Web hosting sering menggunakan strategi ini.Versi trial atau basic biasanya di tawarkan dengan harga yang sangat murah bahkan gratis.Versi upgrade tersedia dengan harga yang lebih tinggi.
K. Bundling - Beberapa item di jual bersamaan dengan harga di bawah jika dibeli secara terpisah.Dengan bundling item populer dengan produk yang kurang di kenal,Anda bisa meningkatkan penjualan.Sebagai tambahan dalam hal penyimpanan barang Anda bisa menghindari closeout. Terlepas dari menentukan strategi harga terbaik ,Promosi via online juga memberikan pengaruh besar dalam pemilihan strategi harga yang tepat,dengan memungkinkan konsumen mendapatkan informasi yang di perlukan.
